Les Privat Secara On Line

October 26, 2012 by  
Filed under Berita

Negara bollywood India, yang pernah dijajah Kerajaan Inggris, kini berganti mereka yang ‘menjajah’ Inggris dengan bantuan teknologi. Pengajar India menjadi guru di Inggris melalui sambungan internet. Salah satu sekolah yang memanfaatkan para pengajar dari negeri Bollywood itu adalah SD Raynham di London.

Saat itu, pukul 15.30 di SD Raynham. Para siswa di sekolah ini berkumpul setelah sekolah untuk les pelajaran matematika. Dengan perbedaan waktu antara lima jam dan jarak ribuan kilometer, setelah menunggu beberapa lama akhirnya pengajar mereka tiba di kelas.

Dengan jaringan internet dengan kecepatan tinggi memungkinkan para pengajar India untuk mengajar siswa di Inggris secara mudah. Setiap siswa diajar satu guru secara online. Guru kelas, Altus Basson mengatakan, les ini meningkatkan nilai siswa. “Ada beberapa anak yang nilainya meroket. Anak-anak yang berusaha untuk fokus di kelas ototmatis nilainya akan jauh lebih baik. Keuntungannya adalah, bahwa setiap anak bisa fokus dan satu guru untuk satu anak,” ujar Basson seperti dikutip dari situs VOANews,  Seorang siswa bernama Samia Abdul-Kadir (9 tahun) mengaku senang dengan metode belajarnya yaitu secara online. “Ini membantuku, karena kadang ketika belajar di kelas, aku tidak mendengar guru dengan baik dan aku tidak mengerti dengan materi yang disampaikan. Online lebih baik,” katanya.

Read more

Kata Mutiara Bahasa Inggris Dari Tokoh Duina

December 18, 2011 by  
Filed under Berita

Kata Mutiara Bahasa Inggris Dari  Tokoh Duina. Berikut adalah Kata Kata Mutiara Bahasa Inggris dari beberapa tokoh terkenal duina.
Don’t go around saying the world owes you a living. The world owes you nothing. It was here first. Kata Kata Mutiara Mark Twain

Wisdom begins in wonder. Kata Kata Mutiara Socrates

Without a struggle, there can be no progress. Kata Kata Mutiara Frederick Douglass

He who has a why to live can bear almost any how. Kata Kata Mutiara Friedrich Nietzsche

Life must be lived as play. Kata Kata Mutiara Plato

Cherish your visions and your dreams, as they are the children of your soul, the blueprints of your ultimate achievements. Kata Kata Mutiara Napoleon Hill

Not life, but good life, is to be chiefly valued. Kata Kata Mutiara Socrates

Courage is not the absence of fear, but rather the judgement that something else is more important than fear. Kata Kata Mutiara Ambrose Redmoon

What we play is life. Kata Kata Mutiara Louis Armstrong

Dream lofty dreams, and as you dream, so you shall become. Your vision is the promise of what you shall one day be; your ideal is the prophecy of what you shall at last unveil. Kata Kata Mutiara James Allen

Finish each day and be done with it. You have done what you could; some blunders and absurdities have crept in; forget them as soon as you can. Tomorrow is a new day; you shall begin it serenely and with too high a spirit to be encumbered with your old nonsense. Kata Kata Mutiara Ralph Waldo Emerson

You will never be happy if you continue to search for what happiness consists of. You will never live if you are looking for the meaning of life. Kata Kata Mutiara Albert Camus

People become really quite remarkable when they start thinking that they can do things. When they believe in themselves they have the first secret of success. Kata Kata Mutiara Norman Vincent Peale

You must do the things you think you cannot do. Kata Kata Mutiara Eleanor Roosevelt

This country, the Republic of Indonesia, does not belong to any group, nor to any religion, nor to any ethnic group, nor to any group with customs and traditions, but the property of all of us from Sabang to Merauke! Kata Kata Mutiara Soekarno

As soon as we lose the moral basis, we cease to be religious. There is no such thing as religion over-riding morality. Man, for instance, cannot be untruthful, cruel or incontinent and claim to have God on his side. Kata Kata Mutiara Mahatma Gandhi

I see God in every human being. When I wash the leper’s wounds, I feel I am nursing the Lord himself. Is it not a beautiful experience? Kata Kata Mutiara Mother Teresa

A little knowledge that acts is worth infinitely more than much knowledge that is idle. Kata Kata Mutiara Khalil Gibran. (bbg.040)

 

 

British Council Hadirkan Bahasa Inggris Lewat Sepak Bola

December 18, 2011 by  
Filed under Berita

British Council Indonesia didukung Liga Primer Inggris mendatangkan bahasa Inggris dengan melalui sepak bola ke dalam kelas bagi para guru se-Jabotabek di Auditorium Universitas Paramadina.

Pelaksana Program tersebut, Muhaimin Syamsudin, menuturkan, pihaknya dan Liga Primer Inggris menyajikan materi-materi sepak bola menjadi sesuatu yang edukatif dan mudah dipelajari.

“Materi tentang sepak bola dalam bahasa Inggris ini dapat diajarkan kepada murid di dalam kelas,” katanya.

Menurut dia, Liga Primer Inggris juga mencetak keberhasilan di luar lapangan dengan membantu jutaan anak-anak dan guru di seluruh dunia mempelajari bahasa paling mendunia yakni bahasa Inggris dan sepak bola melalui program Premier Skills.

“Sudah setahun program ini berjalan di berbagai negara dan ini pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan, porgram ini akan berlanjut ke beberapa daerah yang menonjol dalam sepak bola yakni seperti Surabaya, Malang, Bandung dan lainnya. Di Jakarta, setidaknya ada 400 guru yang mengikuti program ini.

Pelatihan ini difasilitasi oleh empat fasilitator yang mendapat training khusus dari Inggris yakni Itje Chodijah, Finita Dewi, Lulu Amalia dan Dian Harnita.

Para peserta mendapat modul-modul program bahasa Inggris ini. Program ini juga dapat diunduh melalui website www.britishciuncilorg/primierskills.

Sementara itu Danny Whitehead, Head of English Development British Council Indonesia, “Premier Skills” ini menyatukan dua organisasi terkemuka di Inggris yakni Liga Primer dan British Council. “Dengan kekuatan sepak bola, kita berharap dapat merangsang ketertarikan anak-anak terhadap Bahasa Inggris kerjasama tim, fair play, dan hidup sehat,” katanya.

Menurut dia, program ini merupakan terobosan baru dalam pengajaran bahasa Inggris dengan pendekatan yang aktif dan dinamis.

Selanjutnya, British Council akan melaksanakan klinik pelatihan Liverpool Academy di Lapangan Pusdikkes Jakarta Timur. (bbg.038)

 

Seorang Guru India Mengajar di Inggris Secara Online

December 10, 2011 by  
Filed under Berita

Neagara bollywood India, yang pernah dijajah Kerajaan Inggris, kini berganti mereka yang ‘menjajah’ Inggris dengan bantuan teknologi. Pengajar India menjadi guru di Inggris melalui sambungan internet. Salah satu sekolah yang memanfaatkan para pengajar dari negeri Bollywood itu adalah SD Raynham di London.

Saat itu, pukul 15.30 di SD Raynham. Para siswa di sekolah ini berkumpul setelah sekolah untuk les pelajaran matematika. Dengan perbedaan waktu antara lima jam dan jarak ribuan kilometer, setelah menunggu beberapa lama akhirnya pengajar mereka tiba di kelas. Read more

Duh, Bahasa Inggris Para Guru Kering

December 9, 2011 by  
Filed under Berita

Jumlah penduduk dunia sekarang diprediksi akan mencapai lima kali lipat pada 2050 yang akan datang, pendapat ini dikatakan oleh British Council . seiring dengan meningkatnya angka julaah penduduk dunia itu artinya, jumlah pemakai Bahasa Inggris pun akan meningkat lima kali lipat. resikonya, anak-anak yang tak menguasai akan Bahasa Inggris tidak dapat menikmati peluang tersebut.

masalah itu dikatakan oleh Direktur Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar Depdiknas, Mudjito AK, ketikat Simposium Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar di Jakarta,beberapa waktu yang lalu.

Itu lah sebabnya, tambah Mudjito, keperluan penguasaan Bahasa Inggris tidak dapat terlelakkan lagi. Ini sudah mutlak untuk semua orang sebabnya ini sudah menjadi alat komunikasi penting bagi semua orang.

“Pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD sudah menjadi suatu kebutuhan dasar, baik diajarkan secara mandiri maupun sebagai bahasa pengantar untuk mata pelajaran lain atau yang dikenal dengan billingual,” tutur Mudjito.

Malahan di sebagian daerah Bahasa Inggris sudah menjadi satu muatan lokal. Yang patut di sayangkan, kata Penasihat Pendidikan British Council, Itje Chodidjah, sampai sekarang guru masih belum berhasil menjadi contoh yang untuk baik sebagai pemakai Bahasa Inggris ini. karenanya, pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD masih harus terus dikembangkan lebih lanjut dan konsisten agar tercipta anak-anak murid yang mampu berinteraksi berbahasa inggris.

Itje pun akui, masih banyak kendala yang ditemui. Utamanya justru terletak pada guru sebabnya karena mereka merupakan fasilitator dan katalisator yang dapat mengajarkan potensi berbahasa pada siswa. “Permasalahan yang paling mendasar mereka adalah pada cara menerapkan bahasanya kepada siswa dan itu banyak penyebabnya,” pungkas Itje.

Itje memberikan suatu contoh, sebagian penyebabnya adalah seperti pemilihan kata yang tidak tepat dan benar, pemakaian kata-kata benda yang tidak dikenal di telinga si anak, nada bicara yang tidak cocok dengan kalimat, dan ekspresi wajah dan sikap tubuh yang kaku dan kadang berbeda dengan kalimat yang keluar dari sang guru.

“Karena pemahaman dan praktik Bahasa Inggris para guru saat ini rata-rata Bahasa Inggris kering atau text book, bukan komunikatif,” pungkas Itje. Itja pun menuturkan kembali, semua itu terjadi karena suatu proses aktivasi Bahasa Inggris mereka rendah dan minim.

“Padahal, sebaliknya, mereka harus luwes dan komunikatif. Kunci keberhasillan mereka ada di masalah komunikasi, yaitu penyampaian yang interaktif antara mereka dan siswa, bukan satu arah,” tutup Itje (bbg.020)

 

Private Bahasa Inggris Dengan Biaya Terjangkau Dan Efektif di Jakarta Selatan

December 8, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Active English merupakan tempat kursus bahasa Inggris yang saat ini menyediakan training untuk kelas privat (satu hingga empat siswa). Sistem pengajarannya menggunakan penekanan pada peningkatan kemampuan murid berbicara bahasa Inggris secara aktif, lisan maupun tulisan. Metode pengajaran grammar di Active English menggunakan buku terbitan Cambridge University yang sudah terbukti dan ampuh dengan penulis ilmuwan yang sangat mumpuni dan berkualitas dibidangnya.

Disamping itu, bagi mereka yang sangat memerlukan latihan conversation secara intens atau ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya lagi ke tahapan aktif (mampu berbicara) maka bisa mendapatkan kelas privat untuk minimal 10 pertemuan.

Dalam kelas ini guru akan menstimulasi murid-murid untuk berbicara dan berdiskusi (conversation) dan pengajaran grammar dengan metode menstimulasi setiap grammar yang telah dipelajari dengan pertanyaan 2 yang memaksa murid untuk menjawab dengan grammar yang sebelumnya telah dipelajari (conversation dan general English Class). Read more

Sebaiknya, Belajar Bahasa Asing Dimulai di Kelas 3 SD Saja

December 8, 2011 by  
Filed under Berita, Tips Belajar

Seorang writer atau penulis buku ‘Dimensi-dimensi Kebahasaan’ yaitu Dr Kunjana Rahardi M.Hum menegaskan kekurang setujuannya jika pembelajaran bahasa asing telah diawali atau dimulai sejak anak pada usia dini. pendapatnya, yang lebih baiknya pembelajaran itu dimulai sejak anak usia kelas 3 SD saja karena akan lebih mudah belajarnya karena otak anak seumur seperti itu mudah dalam menangkap pelajaran.

Semua itu tersebut telah dikatakan oleh Kunjana dalam sebuah seminar dan bedah buku di Gresik, beberapa waktu yang lalu yang telah diikuti oleh 500 pelajar SMA dan SMK. Kunjana menuturkan, pembelajaran bahasa yang telah dimulai sejak kelas 3 SD dilihatnya lebih efektif dan baik dilakukan, sebab anak-anak dapat mengenal perbendaharaan kata.

Kunjana, yang telah menulis banyak buku bahasa tersebut, mengkomentari pemakaian Bahasa Indonesia oleh masyarakat sekarang ini yang sudah tidak baik dan benar.

Read more

KJRI Dubai Kini Menjadi Tempat Kursus Bahasa Inggris Untuk TKW Yang Bermasalah

December 7, 2011 by  
Filed under Berita

Sebagaimana mestinya Abu Dhabi, Kota Dubai di Uni Emirat Arab juga menjadi pusat tempat penampungan TKW  asal indonesia yang bermasalah. 73 TKW bermasalah saat ini ditampung di kantor KJRI di Dubai.

Sebagian besar TKW yang ditampung sedang proses penyelesaian masalah keemigrasiannya sebelum akhirnya mereka dipulangkan ke tanah air. Sambil menunggu kepulangannya ke tanah air, para TKW ini pun dibekali ketrampilan khusus seperti  halnya les bahasa Inggris, kerajinan tangan sampai kejar paket A.

“TKW di sini kita bekali les bahasa Inggris, kerajinan tangan, bahkan ada juga kejar paket A. Karena terdapat  beberapa TKW yang ternyata tidak bisa baca tulis,” papar Konsuler Jenderial RI di Dubai Masyur Pangeran di KJRI Dubai, Jl Al Mina, Al Hudaiba, Dubai, Read more

Komputer Harus Lancarkan Proses Belajar Mengajar

December 6, 2011 by  
Filed under Berita

Komputer tidak hanya sebagai alat atau teknologi yang harus dikuasai oleh anak-anak. memakainya pada sistem alat pembelajaran di sekolah itu berarti menjadikan komputer sebagai tools, alat yang harus dapat menolong suatu proses belajar mengajar disekolah. Apalagi untuk anak murid SMP atau SMA, tutur dari seorang Guru SMAN 1 Yogyakata, Sewon Budi Setyono.

“Komputer tersebut harus menolong kita dalam proses pembelajaran. jika komputer tersebut di sekolah cuma dipindahkan masukan ke dalam laboraturium, itu sebenarnya salah. Salah besar jika komputer itu hanya sekedar alat untuk belajar komputer,” tambah Budi di Yogyakarta, pendapat dari Budi, bahwa sekolah itu sebagai institusi pendidikan harusnya kian sadar  bahwa anak-anak saat ini telah mengenal teknologi dari usia yang begitu muda. Dalam urusan teknologi, guru sebenarnya lebih ketinggalan dari anak-anak didiknya.

“Anak-anak sekarang ini menjadi lebih canggih dan modern. Jadi jika anak SMA itu masih diajarin word, ya itu sih salah besar. seharusnya mereka diajarkan untuk memanfaatkannya untuk buat laporan, presentasi dan hal penting lainnya,” tegas Budi. Budi yang saat ini telah cukup lama bergelut di multimedia pembelajaran sejak tahun 1993 yang lalu berkata meskipun multimedia pembelajaran itu sangat berperan meningkatkan efektivitas penyampaian bahan ajar, tidak semua topik pembelajaran itu bisa disampaikan dengan multimedia. Bahan-bahan yang biasanya baru diajarkan dengan multimedia yakni bahan-bahan yang sulit diamati, sulit dipahami dan sulit dimengerti, atau sebab lainnya yaitu sekolah tidak mempunyai alatnya sendiri. “Jadi jangan ramai-ramai harus lewat multimedia. Kalau bisa pakai lidi ngapain pake CD?” tutur pria yang bernama Budi ini sambil tertawa riang.

Budi kembali mengatakan, sesungguhnya guru tidak usah repot-repot untuk mempersiapkan penggunaan teknologi dalam menyampaikan bahan ajarnya mereka. Budi lebih medorong kepada para guru untuk membuat tim di antara mereka. Satu tim harus ada yang bertindak sebagai penulis naskah dan programmer. Penulis naskah itu yaitu guru-guru yang tajam dalam penyusunan materi. Materi yang sudah disusun kemudian diserahkan kepada para guru yang cukup menguasai komputer.

“Biasanya, guru-guru muda atau guru komputer,” ujar Budi. Maka dengan demikian, juga dapat melatih guru bekerja sama dan bersinergi dalam mengajar anak didik mereka. Sementara itu, di antara guru-guru sendiri dapat bertukar informasi dan pengetahuan tentang mata pelajaran atau teknologi komputer, misalnya cara mengaplikasikan program tertentu secara maksimal.

Karena dengan ketekunannya untuk menyatukan teknologi dan dunia pendidikan, Budi pun pernah menjadi juara pada Lomba Inovasi Guru Nasional pada tahun 2004 dan 2005 lalu yang telah diselenggarakan oleh Microsoft dan mendapat kesempatan untuk berpartisipasi event yang sama di tingkat regional Asia-Pasifik.

Di tahun 2004 yang lalu, guru fisika itu membuat multimedia untuk topik Gerak Melingkar sedangkan tahun 2005 untuk topik Fluida. sebab ikut dalam lomba itu, Budi memperoleh kesempatan dari Microsoft untuk melatih para guru di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan bahan ajar didukung oleh Microsoft dan Diknas setempat. Sampai saat ini sudah 1.280 guru yang diajarnya mulai dari guru SD hingga SMA, mencakup guru SLB dan SMK.

“Microsoft mensupport saya untuk melakukan pelatihan dan membuat training untuk daerah-daerah bekerja sama dengan diknas. Saya cari daerah sendiri dan membuat kurikulum sendiri. Saya ajarkan mereka membuat multimedia pembelajaran dan belajar memanfaatkan teknologi informasi,” tandas Budi.

Budi menganggap pengalaman mengikuti Lomba Guru Inovatif Nasional sangat berharga. Di tingkat regional, dia dapat bertemu dengan guru-guru se-Asia-Pasifik untuk sharing pengalaman dan pengetahuan. “Di sana, kita bisa sharing, melihat kemajuan implementasi TI di negara-negara lain. Guru-guru juga dapat mengukur kemampuan dan bertukar software dan rahasia. Contoh Malaysia, mereka coba memaksimalkan Microsoft Excel untuk menyampaikan bahan ajar kimia dan fisika,” tutup guru fisika ini. (bbg.009)

 

17 Guru Banten Belajar TI ke Korsel

December 4, 2011 by  
Filed under Berita

Sebanyak 17 orang guru yang terbagi dari 14 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tiga guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dari Provinsi Banten berangkat ke Korea Selatan (Korsel) untuk belajar Teknologi Informasi (TI). Mereka dilepaskan secara simbolis oleh Sekda Provinsi Banten H. Muhadi di Serang beberapa waktu yang lalu. Orang yang ikut mendampingi pelepasan tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Eko Endang Koswara dan Ketua DPRD Banten Ady Suryadharma.

Pada rencananya, para guru yang akan belajar TI di Korea Selatan itu akan terbang dari Jakarta menuju Korea Selatan selama kurang lebih seminggu. Ke-17 guru tersebut akan didampingi satu pendamping perwakilan dari Korea Selatan yaitu Lee Jae Pil dan dua staf administrasi dari Dinas Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Eko Endang Koswara menuturkan, program kerja sama dengan Negara Korea Selatan itu telah berjalan sejak 2005 yang lalu. Saat itu Banten juga telah melatih 40 guru setingkat SD dan SMP bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMB) selama tujuh hari dengan tutor dari Korea Selatan.

“Selain memfasilitasi pelatihan Teknologi Informasi bagi para guru. Pemerintah Korea Selatan juga sudah menyumbang 150 unit komputer untuk sekolah di Banten waktu itu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Eko Endang Koswara itu.

Selama berada di Korea Selatan, 17 guru itu akan melakukan studi komparasi ke beberapa sekolah, lembaga pendidikan, industri, dan lembaga pemerintahan yang ada di kota Chungcheongbuk-do, Korsel, sebagai bentuk percontohan penyelenggaraan pendidikan, industri, dan pemerintahan yang telah menerapkan TI sebagai basis teknologi.

Eko lebih menjelaskan, pada 2006 yang lalu program itu berlanjut dengan melatih 80 guru SD dan SMP bertempat di SMKN 1 Serang oleh enam tenaga ahli Korea Selatan serta menyumbangkan 300 unit komputer untuk sejumlah sekolah di Banten.

“Pada 2007 yang lalu program itu sempat berhenti karena ada beberapa kendala. Kemudian, baru 2011 guru di Banten diundang lagi untuk belajar dan meninjau penggunaan TI langsung ke Korea Selatan,” kata Bapak Eko tegas.

Disamping itu juga, Sekda Banten Muhadi pun menuturkan bahwa melalui pelatihan seperti ini, Pemprov Banten berharap bisa meningkatkan kompetensi siswa dan para guru dalam pengembangan serta pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dari negara lain.

“Pemerintah Provinsi Banten tidak hanya melakukan penguatan sektor TI, tapi kami juga berusaha melalui penguatan dan komitmen 20 persen anggaran APBD untuk sektor pendidikan,” kata Muhadi. (bbg.006)

Next Page »